Skip to main content

PENERAPAN MEDIA SUSUN YONDA KOLOID(S.Y.K) UNTUK MENINGKATKAN KERJA SAMA DAN KEAKTIFAN SISWA SMA N 17 Tangerang KELAS XI A


          
         Susun Yonda Koloid ( S.Y. K )

                       Oleh:
 Evis Yonda 
18010410005 

      SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN .                  ILMU PENDIDIKAN SURYA
  PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA 

                TANGERANGG 2021



       ______________________________



                         DAFTAR ISI 
COVER

BAB 1 : PENDAHULUAN
A. Latar Masalah 
B. Rumusann Masalah 
C. Tujuann penelitian
D.Manfaat Penelitian 

BAB 2 : MEDIA 
A. Definisii Media Pembelajaran 
B. Alat dan Bahan 
C. Tahapp Pembuatan Media
D. Cara Mengunakan Susun Yonda Koloid E. Indikator penilaian 

BAB 3: PENUTUP
A. Kesimpulan 
B. Saran
 1.Lampiran
 2.Refrensi 

BABB 1 PENDAHULUAN 
A. Latar Masalah 
Penelitian ini dibuat dengan semangat menyelasaikan salah satu tugas pribadi tentang mata kuliah media pembelajaran yang di bimbing oleh Mira Rosalina S.Pd,. M.T selaku dosen. Pembelajaran ini dimulai pada 12 april 2021. Setelah mengadakan penjanjian kontrak matkul, kami( saya dan teman kelas)  diberi tugas untuk mencari tiga buah ide pembuatan media pembelajaran yang mudah,murah,kreatif,dan inofatif.
Untuk bahan bisa dibuat dari kertas,triplek,plastik,akrilik dll.
Dengan format nama media, materi yang akan digunakan pada media,alat bahan yang diperlukan. Lalu penulis tertarik memilih Nama Susun Yonda Koloid ( S.Y.K).


B. Rumusan Masalah 
Berdasarkan latar masalah di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 
✓Apa itu media pembelajaran? 
✓Bagaimana mencari alat dan bahan yang mudah,murah,kreatif dan inofatif? ✓Bagaimana pembuatan media? ✓Bagimana cara mengunakan media? 

C. Tujuann penelitian
 Berdasarkan rumusan masalah di atas, maka tujuan penelitian ini adalah : ✓Mengetahui definisi media pembelajaran. 
✓Menemukan alat dan bahan yang mudah,murah,kreatif dan inovatif. ✓Membuat media pembelajaran ✓Mengunakan media pembelajaran 

D. Manfaat Penelitian Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi :
 ✓Guru yaitu sebagai contoh untuk mengembangkan media pembelajaran pada konsep kimia lainnya dan membantu guru dan tenaga kependidikan lainnya dalam mengatasi masalah pembelajaran dan pendidikan di dalam dan luar kelas.
 ✓Sekolah yaitu sebagai contoh untuk meningkatkan mutuh isi,masukan,proses,hasil pendidikan dan pembelajaran di sekolah. 
✓Peneliti lainya yaitu sebagai contoh meningkatkan hubungan kerjasama antar tim. 
✓Mahasiswa yaitu sebagai referensi untuk saat melaksanakan pembelajaran.


 BAB 2 PEMBAHASAN MEDIA PEMBELAJARAN 

A. Definisi Media Pembelajaran
  Media merupakan jambatan atau prantara informasi dari pengirim pesan kepada penerima pesan,sedangkan pembelajaran adalah seuatu j

B.  Alat dan Bahan 
Alat dan bahan merupakan suatu komponen yang saling berkaitan untuk membentuk sebuah media pembelajaran sebagai hasil atau produk. Pentingnya pembuatan media adalah membantu siswa dalam mendapatkan pembelajaran yang bermakna,sebagai alat komunikasi, memudahkan siswa memahami sesuatu yang abtrak menjadi kongkrit,mengatasi keterbatasan ruang,waktu,dan daya indra.

  Tabel alat dan bahan


 Penulis akan mulai buat media Susun Yonda Koloid ini dengan beberapa tahap diantaranya:
C. Tahap Persiapan
 Pada tahap ini mengumpulkan atau memperkaya informasi dengan belajar di kelas media pembelajaran, membaca,menonton,dan bertanya sebagai literasi.

D. Menentukan ide 
Di tahap ini saya sudah tentukan 3 ide yaitu pertama kartu yonda redok kedua Susun Yonda koloid, ketiga papan mekanika kuantum. Lengkapi alat dan bahan yang diperlukan Tahap ini penulis akan siapkan semua komponen yang diperlukan seperti mendesain papan utama, dan susun yonda koloid.kemudian mencetak hasil desain dan mengunting. Setelah itu siap membuat medianya.

 E. Menciptakan 
Gantungkan kain satin sebagai bahan dasar yang sudah diukur setelah itu proses menjahit sesuai desain.(seperti gambar desain di akhir).

F. Cara Mengunakan Susun Yonda Koloid

 Media ini akan digunakan pada materi kimia kelas XI yaitu jenis-jenis  Koloid.
 1. Funsi simbol 
Kotak segi 4 sebagai mewakili fase/wujud. Warna menujnjukan jenis fase yaitu kuning mewakili padat(solid),abu-abu menunjukan fase cair(liquid), dan biru mewakili fase gass. Perbedaan warna pada kotak segi 4 menunjukan arah vertikal dan horinzontal. Warna shape fill adalah vertikal dan warna text fill adalah horinzontal. 

2. Cara main 
Guru mengantungkan media di depan kelas, siswa dibagi dalam empat kelompok terdiri dari 3-5 orang, masing-masing kelompok mendapatkan 5 buah S.Y.K. kelompok lain atau misal kelompok A menyebutkan nama jenis kolid Kelompok B sebutkan face terdispersi dan kelompok C sebutkan fase pendispersi maka kelompok D mengisi contoh koloidnya. Hal ini sangat menyenangkan dan aktif semua siswa.

3. Pola main 
✓Berurutan contoh A,B,C,D, B.C.D.A C.D.A.B. D,A,B,C 
✓Acak contoh A. C,B,D B,D,A,C A,D,B,C C,B D,A 
G. Indikator penilaian
 Indikator yang akan dinilai sebagai brkt : 1.Kerja sama (team work)
2. Keaktifan
4.  komunikasi
5. Mengelompokkan jenis koloid berdasarkan fase terdispersi dan fase pendispersi

BABB 3 PENUTUP

A. Kesimpulan
Penulis percaya  pembuatan media  ini dipusatkan kepada siswa (student center) . membantu siswa dalam mendapatkan pembelajaran yang bermakna,sebagai alat Tranfer, komunikasi, memudahkan siswa memahami sesuatu yang abtrak menjadi kongkrit,mengatasi keterbatasan ruang,waktu,dan daya indra.dan menghidupkan nilai nilai kerja sama,keaktifan mudah dan menyenangkan. 

B. Saran 
 Demi kesempurnaan dan inovasi maka penulis sangat terbuka untuk menerima masukan, kritik dan saran dari berbagai pihak.

                

 Refrensi :E-Book Video Tanya orang.


Comments

Popular posts from this blog

Pikiran Gusdur:Hak pendidikan dan karakter

                                                       Oleh: Evis Yoman Berdasarkan...... ”prinsip penyelenggaraan pendidikan BAB III pasal 4 (1) Pendidikan diselenggarakan secara demokratis dan berkeadilan serta tidak diskriminatif dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia, nilai keagamaan, nilai kultural, dan kemajemukan bangsa”. Maka setiap warga negara dari sabang sampai merauke memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan yang layak, adil atau setara tanpa diskriminatif dan menghidupkan nilai-nilai yang dihanut oleh bangsa ini sebelum negara repoblik indonesia terbentuk  sesuai dengan perkembangan zaman saat ini.  Menurut gusdur “Pendidikan yang selama ini mengedepankan ranah kognisi (pengetahuan) belaka harus diubah melalui penyeimbangan pengetahuan dengan sikap dan keterampilan. Hal ini bertujun agar pendidikan mampu melah...